MAMUJU – Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SMP IT Wildan Putri Mamuju berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme pada Senin (13/7/2026). Sekolah mengombinasikan penguatan spiritual, fisik, serta edukasi karakter untuk menyambut 70 murid baru.
Sebelum menerima materi di kelas, para siswi baru memulai aktivitas pagi dengan kegiatan khas islami sekolah, yaitu shalat dhuha berjamaah dan tadarrus Al-Qur'an. budaya ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk menanamkan kebiasaan baik sejak hari pertama sekolah. Setelah itu, suasana mencair dengan adanya olahraga ringan untuk meregangkan otot dan membakar semangat sebelum memasuki sesi inti.
Setelah upacara pembukaan, sesi materi pertama dibuka oleh Staf Wakasek Kurikulum Putri, Ustadzah Nurlailatul Qadriah, S.Pd., Gr. Beliau membawakan materi Wawasan Wiyatamandala. Dalam sesi ini, para siswi baru diajak untuk mengenali lingkungan sekolah, memahami fungsi sekolah sebagai tempat menuntut ilmu, serta mengetahui hak dan kewajiban mereka sebagai bagian dari civitas akademika SMP IT Wildan Putri.
Untuk membentengi siswi dari perilaku perundungan, sekolah menghadirkan pemateri luar yang sangat berkompeten di bidangnya, yaitu Ibu Masnaeni Ahmad, S.Psi., M.A. Beliau merupakan dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Mamuju yang aktif fokus dalam penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) pada kesehatan mental remaja.
Selain itu, Ibu Masnaeni juga dikenal luas sebagai Relawan Psikologis Awal Layanan SEJIWA 119 Ext 8 sejak tahun 2020 hingga sekarang dan Penulis buku "Manajemen Stres" dan "Pengantar Kesehatan Mental".
Dalam pemaparannya yang interaktif, beliau mengedukasi para siswi tentang bahaya bullying, cara menjaga kesehatan mental di lingkungan sekolah, serta bagaimana membangun relasi pertemanan yang sehat dan saling mendukung antarsesama murid.
Suasana MPLS hari pertama tetap ramah, hangat, dan menggembirakan, pengurus OSIS Putri mengambil alih panggung untuk memimpin sesi ice breaking. Lewat berbagai game seru dan yel-yel kreatif, rasa canggung di antara para siswi baru seketika mencair, berganti dengan gelak tawa dan keakraban yang mulai terjalin erat.
-98x100.webp)
