Sambut Ajaran Baru Smpit Wildan Gelar Workshop Perangkat Ajar

Sambut Ajaran Baru, SMPIT Wildan Gelar Workshop Perangkat Ajar

Sambut Ajaran Baru, SMPIT Wildan Gelar Workshop Perangkat Ajar

MAMUJU, 1 Juli 2026 – Memasuki awal Tahun Pelajaran 2026–2027, SMPIT Wildan Mamuju menggelar kegiatan rutin peningkatan kompetensi guru berupa "Workshop Perangkat Pembelajaran". Kegiatan intensif yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini resmi dimulai pada hari ini, Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Aula PDM MWD Mamuju. Workshop ini wajib diikuti oleh seluruh jajaran guru dan tenaga pendidik guna menyelaraskan visi pembelajaran yang berkualitas.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Rifai Nur Setiawan, S.Pd. Dalam laporannya, ia menekankan pentingnya langkah awal yang matang demi menghadapi tantangan instruksional di tahun ajaran yang baru. Ia menjabarkan esensi utama dari penyelenggaraan diklat berkala ini bagi kesiapan kolektif sekolah.

"Workshop ini dilaksanakan sebagai langkah awal dan bentuk kesiapan kolektif kita sebelum memasuki proses belajar mengajar di Tahun Pelajaran 2026–2027. Tujuannya adalah untuk memantapkan pemahaman kurikulum, menyelaraskan perangkat pembelajaran, serta meningkatkan kompetensi mengajar dan komunikasi kita secara profesional," ujar Ustadz Rifai Nur Setiawan, S.Pd. dalam laporannya.

Setelah laporan ketua panitia, kegiatan dibuka secara resmi melalui sambutan Kepala Sekolah SMPIT Wildan Mamuju, Ustadz Suparman, S.Pd.I., M.Pd.I., Gr Dalam arahannya, beliau menyampaikan harapan besar agar melalui penataran ini, para pendidik mampu menyusun skenario pembelajaran yang jauh lebih inovatif dan bermutu dari tahun-tahun sebelumnya. Kepala Sekolah menginginkan terciptanya atmosfer belajar yang menyenangkan sekaligus efektif, sehingga mampu melahirkan lulusan unggul yang mencerminkan visi utama sekolah, yaitu religius dan unggul.

Lebih lanjut, Ustadz Suparman menegaskan komitmen disiplin administrasi mengajar yang ketat di lingkungan SMPIT Wildan Mamuju. Sesuai dengan tradisi mutu sekolah, beliau menegaskan bahwa dengan adanya pelatihan berkala seperti ini, tidak ada toleransi bagi guru untuk memasuki ruang kelas sebelum merampungkan dan memiliki perangkat ajar yang sah dan sesuai ketentuan sebagaimana biasanya.

Workshop kali ini menghadirkan narasumber ahli yang memiliki rekam jejak kuat dalam transformasi kurikulum nasional, Ustadz Nuzul Haq, S.Pd., M.Ed., Gr. Beliau merupakan praktisi pendidikan yang aktif sebagai Koordinator Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Selatan dan kontributor penyusunan Modul Ajar & Proyek pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) Kemdikbudristek. Selain itu, dedikasinya di tingkat pusat juga tercatat sebagai Fasilitator Literasi & Numerasi di Direktorat Pendidikan Dasar Kemdikbudristek.

Kapasitas akademis Ustadz Nuzul Haq yang merupakan lulusan Master of Education (M.Ed.) bidang Educational Management dari Asia e University dengan predikat Cumlaude, berpadu selaras dengan berbagai sertifikasi keahlian yang dimilikinya, seperti Certified Coach for Teaching (C.CTc.) dan Certified Excellent Trainer Professional (CETP). Keahlian tambahannya di bidang psikologi komunikasi komunikasi berupa Certified Practicioner Neo Neuro Linguistic Programming (CP.NLP) menjadi nilai tambah krusial dalam menghidupkan interaksi pelatihan.

Agenda hari pertama ini difokuskan pada pendalaman materi Kurikulum Merdeka serta implementasi metode deep learning (pembelajaran mendalam). Berbekal kompetensi mutakhirnya, narasumber membimbing para guru secara taktis dalam melakukan analisis Capaian Pembelajaran (CP) hingga menuangkannya ke dalam sesi praktik penyusunan modul serta perangkat ajar yang kontekstual.

Kendati berlangsung padat sejak pukul 08.00 WITA hingga 17.00 WITA, antusiasme para guru tetap terjaga. Kombinasi kepakaran narasumber dalam membawakan materi, ruang diskusi kelompok yang dinamis, serta selingan sesi ice breaking berbasis coaching berhasil mencairkan kejenuhan dan membuat guru menikmati pelatihan dengan penuh gairah demi mutu pendidikan siswa.