MAMUJU – Suasana pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua (Selasa, 14 Juli 2026) di SMPIT Wildan Mamuju berlangsung meriah dan penuh semangat. Mengusung agenda yang padat dan edukatif, para murid baru diajak untuk tidak hanya siap secara akademis dan spiritual, tetapi juga tanggap terhadap situasi darurat bencana.
Kegiatan diawali dengan materi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang menghadirkan pemateri istimewa dari Tim BASARNAS Mamuju. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan edukasi mendalam mengenai pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Antusiasme murid semakin memuncak saat memasuki sesi outdoor. Tim BASARNAS memberikan demonstrasi langsung (demo) cara menyelamatkan diri dan orang lain saat terjadi bencana, serta mengenalkan berbagai peralatan canggih yang biasa digunakan saat melakukan aksi penyelamatan korban di lapangan. Usai simulasi lapangan, materi SPAB kemudian diperkuat kembali di dalam kelas oleh Ustadzah Adzima, selaku guru SMPIT Wildan Mamuju.
Memasuki sesi kedua, peserta diajak untuk mendalami materi keutamaan ilmu yang dibawakan oleh Ustadzah Mardhiyah dan Ustadzah Dewi Kartini. Agar penyerapan materi berjalan maksimal dan kondusif, para peserta MPLS dibagi ke dalam dua gugus terpisah.
Tak kalah penting, kesuksesan seluruh rangkaian acara hari kedua ini juga tidak terlepas dari peran aktif jajaran pengurus OSIS SMPIT Wildan Mamuju sebagai panitia. Dengan penuh semangat, anggota OSIS senantiasa mendampingi, mengarahkan para siswi baru, serta menyegarkan suasana lewat berbagai ice breaking seru di setiap peralihan sesi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para siswi baru SMPIT Wildan Mamuju tidak hanya memiliki semangat menuntut ilmu yang tinggi, tetapi juga dibekali ketangguhan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
-98x100.webp)
